Pak Prabowo .. Pak Prabowo … sabar ya pak cerita ini bukan tentang anda. (efek nonton debat capres 1 semalam)

Sebulan ini saya disibukkan dengan masalah monitor komputer, salah satu monitor yang saya gunakan untuk PC saya (saya menggunakan 2 monitor) bermasalah, meredup dan kemudian mati secara berkala setiap 5-10 menit. terlihat sepele namun mengganggu produktifitas.

Sudah saya coba untuk ganti kabel, ganti koneksi (HDMI/VGA), dicoba di lain PC (untuk tes apakah masalah pada VGA card PC saya), hingga akhirnya saya bawa ke tempat servis monitor. Disini ada kesalahan saya yang entah karena kurang teliti atau kurang sabar, sebab meskipun monitor saya tersebut sudah lewat setahun dipakai namun masa garansi jasa servis nya sampai 3 tahun (garansi spare part 1 tahun). Jadi seharusnya saya bawa monitor tersebut ke tempat servis resminya daripada ke tempat servis lain, walhasil saya kena biaya jasa servis 450 ribu… ah sudah lah, yang penting cepat beres … batin saya, setelah menyadari kesalahan saya saat berhadapan dengan pemilik jasa servis.

Namun ada hal yang bisa saya dapat juga, sang pemilik jasa servis mengetahui bahwa monitor tersebut baru berusia 2 tahun kurang, dan menurut saya, sang pemilik juga tahu bahwa masih ada jaminan free jasa servis di tempat resminya, maka dia sebenarnya dapat memberikan saran agar saya membawa monitor tersebut ke tempat servis resminya, jika demikian yang terjadi maka saya akan semakin percaya bahwa tempat servis tersebut dapat saya percaya integritasnya dalam memberikan saran terbaik bagi calon pelanggannya, tapi yang terjadi adalah sebaliknya … bye.. bye.

Ternyata itu bukan ending dari cerita saya, setelah 2x bolak balik, penyakit monitor saya tak kunjung sembuh, dan lucunya pemeriksaan terakhir, kata pemilik servis, monitor saya sudah tidak ada masalah dan mereka sudah mencoba menghidupkannya selama 2 hari, …. saya juga menyadari ada keanehan pada monitor tersebut, ada kalanya dia normal, namun selang berapa lama pasti kambuh lagi … hmmm … capek saya untuk berargumen dan bolak balik gotong monitor ke tempat servis … akhirnya saya bawa saja ke tempat servis resminya …

Akhirnya setelah sepuluh hari kemudian, saya diinfokan hasil pemeriksaan monitor tersebut (luamaa yah?) … panelnya sudah lemah dan harus diganti … dan terbukti penyakitnya memang timbul tenggelam .. setelah diuji nyala sekian hari barulah kambuh … jasa servisnya alhamdulillah gratis, tapi mengganti panelnya kena biaya 2 juta lebih !!! … padahal harga baru monitor tersebut saat ini tidak sampai 2 juta !!! … WHAT !!! … mending guwe beli baru aja dari awal !
Kesel, cape, rugi 450 ribu … dan lain-lain …

Lebih baik ambil hikmahnya sajalah … Saya dapat memberi referensi tempat servis yang kurang berintegritas dan brand monitor yang less recomended … hahaha … terlalu dangkal … ini saja … Etika dapat membangun kepercayaan dan kesabaran dapat meminimalkan kerugian.