Wah seru …menyaksikan dan mengalami para raksasa bertarung !
Baru kemarin chrome browser saya tiba-tiba mendapat notifikasi untuk install microsoft bing search, biasanya saya tidak mudah tergoda untuk klik OK/Yes, apalagi kalau diminta untuk instal sesuatu. Tapi saya tertarik dengan kalimat penawaran (copywriting) nya yang memberikan janji AI search dengan Chat GPT 4 secara gratis … wow ! … ada kesempatan untuk mengeksplorasi Chat GPT 4 why not !
Mulailah saya coba fitur copilot yang ditawarkan, nanya macem-macem sekaligus tes apa benar full gratis … alhamdulillah sejauh ini gratis. Gawatnya saya ketagihan ! … tidak puas pakai chrome, saya pakai edge yang sudah sekian lama nganggur tak tersentuh di PC … update-update done … lanjut menikmati AI Search dari Copilot … penasaran berlanjut ke training yang juga diberikan cuma-cuma oleh microsoft learn … dari sini saya tahu bahwa untuk akun personal diberikan 30 conversation turns. Saya belum tahu apakah ini berlaku per hari atau hanya sekali saja, yang penting sekarang dinikmati dulu.

hahaha ternyata sudah menjadi pembicaraan dunia… buruan deh dinikmati AI search gratisnya sebelum dibatasi. Saya menemukan bahwa Copilot menawarkan sebuah lompatan inovatif dalam interaksi kita dengan teknologi. Di tengah hiruk-pikuk dunia maya, Copilot muncul sebagai teman digital yang menjanjikan kemudahan dan efisiensi, namun bagi sebagian pengguna Chrome, ia seperti tamu yang tidak diundang yang meminta tempat di meja perambanan kita. Copilot, dengan kecerdasan buatannya, mengajak kita pada perjalanan menavigasi internet dengan cara yang lebih intuitif. Namun, apakah kehadirannya menjadi angin segar atau hembusan yang memaksa, tergantung pada lensa mana kita memandangnya.
Seakan mengerti kebutuhan kita sebelum kita menyuarakannya, Copilot berusaha mengarahkan pengalaman browsing kita ke arah yang lebih cerdas. Tapi, apakah ini merupakan langkah maju dalam personalisasi atau langkah mundur dalam privasi kita? Bagi pengguna Chrome yang terbiasa dengan kebebasan penuh dalam menjelajahi web, Copilot bisa dirasakan seperti navigator yang terlalu antusias, yang kadang-kadang mengambil alih kemudi tanpa permintaan. Meski kontroversial, Copilot membawa kita ke era baru di mana mesin tidak hanya merespons, tapi juga memprediksi dan membimbing. Ini adalah evolusi yang menarik, namun juga memunculkan pertanyaan tentang batasan antara bantuan dan intrusi.
Bisakah anda memisahkan mana diantara kalimat diatas yang merupakan hasil pemikiran saya dan mana yang merupakan hasil output dari prompt saya terhadap Copilot ?
Kesimpulan sementara, chrome harus waspada dengan agresifitas copilot ini, sebab mereka tidak menawarkan mimpi maupun janji, AI search nya sudah cukup layak untuk dijadikan mesin pencari para netizen saat ini.